Analisa Oegroseno soal Penyadapan Listyo Cs: Pasti Ada Orang Luar Pesan!

Analisa Oegroseno soal Penyadapan Listyo Cs: Pasti Ada Orang Luar Pesan!

Nusantaratv.com - 08 November 2026

Mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen (Purn) Oegroseno yakin ada orang luar yang memesan penyadapan kepada bekas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen (Purn) Oegroseno yakin ada orang luar yang memesan penyadapan kepada bekas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penulis: Ninuk Cucu Suwanti

 

Nusantaratv.com- Mantan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen (Purn) Oegroseno yakin ada orang luar yang memesan penyadapan kepada bekas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Oegroseno, kecil kemungkinan penyadapan tersebut dilakukan untuk kepentingan pribadi Listyo Sigit Prabowo.

Demikian Oegroseno mengatakan dalam dialog NTV Prime di Nusantara TV, Sabtu (7/11/2026).

“Jadi tidak mungkin penyadapan yang dilakukan oleh, kalau kita bisa mengambil sebutan agak ekstrem Dewan Jenderal ya, Dewan Oknum Jenderal ini. Ini pasti ada orang luar yang pesan karena kalau dilihat dari kepentingan pribadi Jenderal LSP sendiri, itu sangat kecil kemungkinan kepentingan pribadi seperti itu,” ucap Oegroseno.

“Kemungkinan yang kedua, kalau dikaitkan dengan politik masih banyak kemungkinan, karena sejak awal memang ada isu jabatan presiden itu 2 tahun Wakil Presiden langsung akan menggantikan periode berikutnya, seperti itu.”

Oegroseno menambahkan, penyadapan kemungkinan dilakukan juga untuk memberikan tekanan kepada partai-partai politik menyikapi Pilpres 2029.

“Jadi ini untuk menekan partai politik agar diarahkan bisa ditekan oleh salah satu partai politik yang kira-kira akan mendominasi nanti ke depan. Iya kan? Nah, ini contohnya ketua umum parpol kan pernah terjadi sama Pak Airlangga Hartarto, ditekan sedemikian rupa kemudian diperiksa oleh Kejaksaan Agung setelah itu mundur. Itu kejadian pertama,” ungkap Oegroseno.

“Yang kedua hal-hal yang berkaitan dengan penyadapan ini kan dikaitkan dengan contoh semua orang pasti ketakutan kalau sudah dikatakan disadap. Ini untuk menekan. Jadi bukan memproses dalam rangka penegakan hukum ke depan yang mungkin lebih ekstrem, tapi menekan.”

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close