Batam Menuju Hub AI Global: Mentrans Kawal Investasi Rp88 Triliun agar Rakyat Tak Jadi Penonton

Batam Menuju Hub AI Global: Mentrans Kawal Investasi Rp88 Triliun agar Rakyat Tak Jadi Penonton

Nusantaratv.com - 29 Mei 2026

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman. (Instagram)
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman. (Instagram)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Proyek ambisius pembangunan Pusat Data Kecerdasan Buatan (AI) senilai Rp88 triliun siap menyapa Batam. Di balik kecanggihan teknologi tersebut, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara membawa misi besar: menjadikan rakyat sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

Menteri M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan bahwa setiap rupiah yang masuk ke Batam harus dikonversi menjadi lapangan kerja dan harapan baru bagi masyarakat.

"Tujuan akhirnya bukan sekadar menghadirkan investasi, tetapi memastikan rakyat ikut tumbuh bersama investasi tersebut. Masyarakat harus semakin sejahtera," ujar Iftitah, 28 Mei 2026.

Menariknya, Iftitah memperluas cakupan peran kementeriannya. Masyarakat transmigrasi kini bukan hanya mereka yang berpindah wilayah, tetapi juga warga lokal yang tinggal di sekitar kawasan pembangunan. Sinergi antara investasi, infrastruktur, dan pembangunan SDM menjadi kunci.

Kementerian Transmigrasi berkomitmen menggembleng talenta muda melalui pelatihan kapasitas agar mereka siap bersaing di industri teknologi tinggi.

“Yang menikmati hasil pembangunan tidak boleh hanya pengusaha dan investor, tetapi juga masyarakat di sekitar kawasan. Kita ingin anak-anak muda Indonesia mampu menjadi tuan rumah di tengah kemajuan teknologi dunia,” tuturnya.

Baginya, investasi senilai Rp88 triliun adalah bahan bakar untuk meningkatkan derajat hidup rakyat. 

"Masyarakat harus semakin sejahtera. Yang menikmati hasil tidak boleh hanya investor, tapi juga warga di sekitar kawasan," pungkasnya.

Kementerian Transmigrasi kini bertransformasi menjadi garda terdepan dalam mencetak teknokrat muda. Melalui program peningkatan kapasitas, anak-anak muda Batam dan sekitarnya akan digembleng agar mahir mengoperasikan teknologi masa depan.

Ini bukan sekadar tentang perpindahan penduduk, melainkan tentang perpindahan strata ekonomi. Iftitah ingin memastikan bahwa ketika dunia melihat Batam sebagai pusat Al global, mereka juga akan melihat masyarakat Indonesia yang berdaya di dalamnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close