BGN Tegaskan Pendaftaran Mitra SPPG Hanya Lewat Portal Resmi, Waspadai Modus Penipuan Dapur MBG

BGN Tegaskan Pendaftaran Mitra SPPG Hanya Lewat Portal Resmi, Waspadai Modus Penipuan Dapur MBG

Nusantaratv.com - 27 Mei 2026

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menemui para demonstran yang diduga menjadi korban penipuan titik SPPG Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). (Foto: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menemui para demonstran yang diduga menjadi korban penipuan titik SPPG Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). (Foto: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan seluruh proses pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hanya dilakukan melalui portal resmi milik lembaga tersebut, yakni mitra.bgn.go.id.

Penegasan ini disampaikan untuk merespons maraknya dugaan penipuan yang mengatasnamakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan hal itu saat menerima sejumlah warga yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan dari Jawa Barat di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa.

Dia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus yang mengatasnamakan program pemerintah.

"Dalam proses pendaftaran SPPG, BGN itu enggak bekerja sama dengan satu kelompok, misalnya 'Ya, kamu himpun ini ya!' atau kerja sama dengan satu organisasi supaya dihimpun. Jadi, setiap personel mengajukan identitasnya kepada portal mitra.bgn.go.id, jadi identitasnya itu perorangan, bukan per kelompok yayasan," ujar Sony.

Sony juga memastikan BGN terbuka menerima aspirasi masyarakat dan siap menindaklanjuti laporan yang disertai bukti.

Dia bahkan mengajak para peserta aksi untuk berdialog langsung di ruang kerjanya.

"Kita ngobrol saja ke ruangan. Sebutkan siapa, kapan, apa, di mana, bagaimana, mengapa, kalau ada bukti-bukti foto, transfer atau rekaman, nanti saya akan lihat, oh ini sepertinya ranah pidana, nanti saya akan koordinasi dengan Polri dan Polda," katanya.

Sementara itu, koordinator aksi, Usep Sarwan, bersama 23 orang lainnya menyampaikan aspirasi terkait dugaan penipuan yang dialami sejumlah warga di Kabupaten Bandung dan Sumedang.

Mereka mengaku menjadi korban oknum yayasan yang mengklaim memiliki kedekatan dengan pejabat di BGN maupun Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Menurut Usep, pihaknya mempertanyakan status yayasan tersebut serta meminta kejelasan dari BGN terkait legalitasnya dalam program SPPG.

"Saya ingin menyampaikan aspirasi, tetapi secara resmi, ada tertulisnya juga, kemudian disaksikan rekan-rekan, karena kami adalah korban oknum yayasan yang mengatasnamakan kenal dengan para pejabat tinggi di BGN, kenal juga dengan Kementerian Pertahanan, sehingga kami korban salah satu yayasan ingin penjelasan dari Pak Sony, apakah yayasan tersebut tercatat atau tidak di BGN," tuturnya.

Usep juga mengungkapkan dirinya telah membangun dapur di Sukasari, Kota Bandung, namun tidak mendapatkan tindak lanjut setelah pembangunan dilakukan.

(Sumber: Antara)

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close