JAPFA FIDE Rated 2026: Semakin Seru! Giliran Novendra Kuasai Puncak Klasemen Usai Taklukkan Stevanky

JAPFA FIDE Rated 2026: Semakin Seru! Giliran Novendra Kuasai Puncak Klasemen Usai Taklukkan Stevanky

Nusantaratv.com - 24 Mei 2026

GM Novendra Priasmoro (kiri) vs Stevanky
GM Novendra Priasmoro (kiri) vs Stevanky

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Persaingan di papan atas klasemen sementara Kategori Open JAPFA FIDE Rated V 2026, semakin seru. Sejak babak pertama hingga babak ke-5, Minggu (24/5/2026) belum ada satupun pemain yang mendominasi.

Kini giliran Grand Master (GM) Novendra Priasmoro (elo rating 2408) yang menguasai puncak klasemen sementara. Posisi Novendra melesat usai memenangkan dua laga pada hari ini. Di awali dengan mengalahkan pecatur senior FM Hamdani Rudin (2198) di babak ke-4 dan menaklukkan pecatur non-gelar yang memimpin klasemen sementara Stevanky (2205) di babak ke-5.

Dua kemenangan tersebut membuat Novendra mengoleksi 4,5 poin dan memimpin klasemen sementara Kategori Open. Ditempel ketat oleh IM Muhammad Lutfi Ali (2340) yang juga mengemas 4,5. Novendra menguasai puncak klasemen berkat keunggulan nilai tiebreak 12,5 berbanding 11,5 atas Lutfi. Peringkat ketiga ditempati IM Aditya Bagus Arfan (2370) yang mengoleksi 4 poin.

Meski membukukan kemenangan yang meyakinkan, namun Novendra mengakui Stevanky adalah lawan yang kuat dan tangguh. Dalam laga yang memainkan pembukaan Rossolimo, Stevanky yang memegang buah hitam memberikan perlawanan keras dan alot dan memaksa Novendra berpikir keras hingga langkah ke-65 untuk menyudahi pertandingan.

"Dari awal saya berusaha untuk menekan lawan agar tidak bisa mengembangkan perwira-perwiranya. Lalu saya berusaha mengambil keuntungan unggul empat bidak dengan mengorbankan gajah putih. Tapi karena lawan unggul satu perwira saya tidak berani untuk menyederhanakan permainan dengan melakukan pertukaran Menteri dan Benteng. Masih riskan," tutur Novendra kepada awak media usai pertandingan.

Dengan cerdik Novendra terus menekan  posisi Raja lawan di G8 yang sudah terbuka karena seluruh bidaknya di lajur E, F, G dan H sudah habis. Akhirnya Novendra berhasil menyamakan kekuatan dengan memukul Gajah putih Stevanky. Setelah itu Novendra yang unggul tiga bidak memaksa Stevanky untuk melakukan pertukaran Menteri. Melihat tak mungkin lagi memaksakan hasil remis, Stevanky pun menyerah di langkah ke-65.

Di babak ke-6, Selasa (25/5/2026) pagi, Novendra akan berhadapan dengan IM Muhammad Lutfi Ali.

"Sudah sering bertanding lawan Lutfi. Terakhir bertemu di turnamen catur cepat di Bali. Saya mengalahkan dia. Semoga besok bisa main bagus dan menang lagi," ujar Novendra.

Persaingan sengit juga terjadi di papan atas di Kategori Challengger (elo rating di bawah 2000). 

Puncak klasemen sementara kini diduduki Raja Ferdinand Abraham (1847) yang mengemas 5 poin. Abraham unggul tiebreak 13 berbanding 12,5 atas pecatur senior Sudung Tampubolon (1967) yang juga mengoleksi 5 poin di urutan kedua. Disusul Eri Purnama (1999) di posisi ketiga dengan 4,5 poin.

Pada babak ke-6, Sudung Tampubolon dan Raja Ferdinand Abraham akan saling berhadapan untuk mengukuhkan dominasi sebagai pemuncak klasemen. Sementara Eri Purnama ditantang As Syahsyah Syakish Thirof 1836.

Dua pecatur difabel Eka Pastilah (kiri) dan Sigit Radityo Nugroho bertemu di babak kelima Kategori Challengger

Dukung Prestasi Atlet Difabel

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Henri Hendratno menyebut perhelatan JAPFA FIDE Rated  2026 terasa spesial. Karena selain memilih tempat dan suasana baru, edisi kali ini juga mendapat kehormatan dengan partisipasi dari sejumlah pecatur difabel binaan NPC.

Tercatat ada 12 pecatur tuna netra dan 3 pecatur tuna daksa. Menariknya, mereka berkompetisi dengan peserta umum lainnya di Kategori Open ataupun Chalengger. Pilihan disesuaikan dengan elo rating dari masing-masing atlet.

R. Artsanti Alif, VP-Head of Social Investment JAPFA menyampaikan kehadiran para atlet dengan kemampuan yang berbeda dari Para Chess merupakan sebuah apreasiasi bagi JAPFA dalam penyelenggaran kompetisi catur FIDE Rated 2026.

"Hadirnya mereka, menujukkan bahwa Fide Rated Tournament yang dimotori oleh JAPFA bersama PERCASI telah mampu menjadi sebuah turnament yang inklusif,” ujarnya.

Artsanti menjelaskan bahwa dukungan JAPFA bagi pecatur Indonesia terbuka luas bagi atlet dari kalangan manapun. Termasuk diantaranya mereka yang berasal dari Para Chess. Harapannya peluang kompetisi Fide Rated yang cukup jarang dilaksanakan dapat menjadi momentum bagi seluruh pecatur untuk meningkatkan elo ratingnya.

“Tentunya kami sangat berbahagia ketika momentum ini juga dimanfaatkan oleh pecatur profesional dari kelompok Para Chess,” ungkap Artsanti.

“Ke depan harapannya, kompetisi yang dilaksanakan oleh JAPFA bersama Percasi semakin menjadi sebuah turnamen yang inklusif dan membuka peluang seluas-luasnya bagi siapapun yang memiliki minat, bakat dan kemampuan terlepas dari kondisi fisiknya,” pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close