Nusantaratv.com – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menghadiri acara pelepasan Tim Liputan Mudik Yuk Nusantara TV yang digelar di NT Tower, Jakarta, Selasa (11/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat terkait kondisi arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam kesempatan itu, Irjen Agus menekankan pentingnya keselamatan masyarakat selama melakukan perjalanan mudik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Nusantara TV yang menurunkan tim khusus untuk memantau secara langsung dinamika pergerakan pemudik di berbagai wilayah.
“Saya sangat senang hari ini kita bisa melepas tim liputan mudik Nusantara TV yang nanti akan menjadi mitra kami di lapangan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Acara pelepasan tim liputan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Taruna Ikrar, perwakilan Wuling Motors, serta ASDP Indonesia Ferry.
Dalam sambutannya, Irjen Agus menjelaskan bahwa pengamanan arus mudik tahun ini dilaksanakan melalui Operasi Ketupat yang berfokus pada aspek kemanusiaan dan keselamatan masyarakat.
“Operasi Ketupat tahun ini adalah operasi kemanusiaan. Jadi yang paling penting adalah keselamatan,” kata Agus.
Ia menambahkan bahwa kehadiran negara bertujuan memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat berlangsung dengan aman dan lancar, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran lalu lintas.
“Negara hadir menjamin rasa aman, baik dari sisi kriminalitas maupun kelancaran lalu lintas. Itu yang paling penting dari Operasi Ketupat,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan Lebaran tahun ini, Kepolisian juga mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Pengamanan tersebut difokuskan pada lima klaster utama selama periode mudik dan arus balik.
Klaster pertama adalah jalan tol yang memiliki berbagai potensi dinamika lalu lintas, seperti bottleneck, kepadatan di area istirahat, hingga akses keluar-masuk tol yang perlu dikelola secara optimal.
Klaster kedua mencakup jalan nasional dan jalur alternatif di berbagai wilayah Indonesia. Pada jalur ini, Polri menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu untuk membantu masyarakat selama perjalanan.
Klaster ketiga adalah simpul transportasi yang meliputi pelabuhan penyeberangan, bandara, terminal, dan stasiun sebagai titik mobilitas utama masyarakat saat mudik.
Selanjutnya, klaster keempat meliputi tempat ibadah seperti masjid serta lokasi kegiatan keagamaan selama Ramadan dan Idulfitri yang juga mendapatkan perhatian dalam pengamanan.
Adapun klaster terakhir adalah destinasi wisata, termasuk jalur menuju kawasan wisata yang diperkirakan akan dipadati masyarakat selama masa libur Lebaran.
Irjen Agus menyatakan bahwa seluruh skenario pengamanan tersebut disiapkan untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat hingga kembali dari kampung halaman.
“Perjalanannya selamat, aman, sampai tujuan bertemu keluarga juga aman dan bahagia. Setelah itu kembalinya juga selamat,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, ia kembali menyampaikan apresiasi kepada Nusantara TV dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Sekali lagi, kami hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi untuk meyakinkan bahwa perjalanan masyarakat selamat, aman sampai tujuan, dan kembali juga selamat,” tutup Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh