Kedubes Iran Apresiasi Niat Baik Prabowo untuk Fasilitasi Mediasi dengan AS

Kedubes Iran Apresiasi Niat Baik Prabowo untuk Fasilitasi Mediasi dengan AS

Nusantaratv.com - 02 Maret 2026

Presiden Prabowo Subianto memberi amanat saat menghadiri agenda Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden/pri)
Presiden Prabowo Subianto memberi amanat saat menghadiri agenda Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026. (Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden/pri)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Kedutaan Besar (Kedubes) Iran untuk Indonesia mengapresiasi niat tulus Presiden Prabowo Subianto yang bersedia melakukan mediasi dalam konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

"Menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan rakyat Indonesia, serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini," tulis keterangan tertulis Kedubes Iran dikutip, Minggu (1/3/2026).

Kedubes Iran menekankan langkah Prabowo ini menegaskan pentingnya  pengambilan sikap atas persoalan konflik yang terjadi di antara kedua negara.

"Menegaskan pentingnya pengambilan sikap yang tegas oleh para pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel," tulis siaran pers itu.

Sebelumnya, Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi. 

Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara, serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan Kemlu RI, Sabtu (28/2/2026).

Peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil di Iran, pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.

Serangan itu menargetkan warga Iran yang sedang berpuasa di bulan suci Ramadan. Penyerangan itu dinilai melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran. 

Penyerangan itu menyebabkan terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei. Serangan juga membuat 200 anak perempuan terbunuh di sekolah dasar di Kabupaten Minab yang menjadi sasaran serangan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close