Nusantaratv.com-Di tengah bara konflik Iran-Israel bersama Amerika Serikat (AS), serta ancaman krisis energi, persatuan nasional dinilai jadi harga mati. Tokoh muda sekaligus putra daerah Banten, Mohamad Rohim mengajak rakyat mengawal langkah berani Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, ketegangan geopolitik yang memanas antara Iran dan Israel bersama AS, mengirimkan gelombang ketidakpastian ke seluruh dunia.
Di tengah situasi yang 'menit-menit akhir' ini, dukungan domestik dipandang menjadi fondasi krusial bagi kepemimpinan nasional.
Rohim pun menyatakan secara tegas menyuarakan seruan persatuan nasional.
Ia menilai, langkah Presiden Prabowo Subianto yang tetap fokus pada kepentingan rakyat di tengah badai global, adalah kompas yang harus dijaga bersama.
"Kondisi global tidak sedang baik-baik saja. Saat ini bukan waktunya saling sikut, melainkan waktunya memperkuat solidaritas nasional," ujar Rohim, Senin, 13 April 2026.
Bagi Rohim, tantangan Indonesia bukan hanya dari luar. Ia mengapresiasi keberanian Presiden Prabowo yang konsisten menabuh genderang perang terhadap korupsi.
Menurutnya, korupsi adalah hambatan utama yang membuat rakyat sulit merasakan dampak pembangunan. Ia juga menyentil para tokoh publik agar tidak memperkeruh suasana dengan pernyataan yang memicu kegaduhan.
"Berhenti membuat gaduh. Ruang publik kita butuh solusi, bukan narasi yang memecah belah stabilitas sosial," tegasnya.
Salah satu poin paling krusial yang disoroti adalah langkah 'jemput bola' pemerintah dalam menjaga ketahanan energi. Rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia, sebagaimana dikonfirmasi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dinilai sebagai langkah catur yang cerdas.
Rohim memandang, kerja sama bilateral ini adalah kunci agar Indonesia tidak tercekik oleh lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.
"Sudah saatnya kita bersatu, fokus pada solusi, dan bersama-sama menghadapi tantangan demi mengatasi kesulitan rakyat di tengah kondisi dunia yang tidak menentu," pungkas Rohim.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh