Nusantaratv.com-Perkembangan teknologi televisi layar besar tidak hanya berkaitan dengan ukuran layar. Kemampuan mengatur cahaya latar, menghasilkan kontras, serta mempertahankan detail pada adegan gelap dan terang menjadi bagian penting dalam kualitas gambar.
Salah satu persoalan yang masih ditemui pada televisi berbasis LED adalah blooming, yakni munculnya pendar cahaya di sekitar objek terang ketika ditampilkan pada latar belakang gelap. Efek tersebut dapat terlihat, misalnya, ketika menampilkan teks putih atau sumber cahaya di tengah adegan malam.
Teknologi Mini LED menjadi salah satu pendekatan yang digunakan produsen untuk mengatasi persoalan tersebut. TCL menerapkannya pada C7L melalui teknologi SQD-Mini LED yang mengandalkan pengaturan cahaya latar dalam zona yang lebih terkontrol. Inovasi ini mengubah ruang keluarga menjadi bioskop pribadi berkelas dunia tanpa menguras kantong.
Mengatur Cahaya melalui Precise Dimming Zones
Pada TCL C7L, sistem backlight menggunakan 1.352 Precise Dimming Zones. Pembagian area pencahayaan tersebut memungkinkan tingkat terang dan redup pada bagian tertentu layar diatur secara lebih terarah.
TCL juga menyematkan All-domain Halo Control Technology yang ditujukan untuk mengendalikan penyebaran cahaya dari area terang ke area di sekitarnya. Pengendalian ini menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kemunculan efek halo atau blooming.
Pendekatan Mini LED berbeda dengan OLED. Pada OLED, setiap piksel dapat menghasilkan dan mematikan cahayanya sendiri. Sementara pada Mini LED, sumber cahaya tetap berasal dari backlight, sehingga pengaturan zona pencahayaan menjadi salah satu aspek penting untuk menghasilkan kontras yang lebih baik.
Selain pengendalian cahaya, C7L menawarkan tingkat kecerahan HDR hingga 3.000 nits pada model berukuran 65 inci ke atas. Tingkat kecerahan tersebut ditujukan untuk mempertahankan visibilitas detail pada konten HDR, terutama pada objek atau bagian gambar dengan tingkat pencahayaan tinggi.
Panel dan Warna
TCL C7L menggunakan panel HVA 2.0 Pro dari TCL CSOT. Panel tersebut dilengkapi lapisan low reflection hingga 0,5 persen yang ditujukan untuk mengurangi pantulan cahaya dari lingkungan sekitar layar.
Aspek ini menjadi relevan ketika televisi digunakan di ruang dengan sumber cahaya seperti lampu ruangan atau cahaya dari luar. Pantulan yang lebih rendah dapat membantu mempertahankan keterbacaan gambar, meski hasil akhirnya tetap dipengaruhi kondisi ruangan dan posisi televisi.
Dari sisi warna, TCL menyebut C7L mampu mencapai hingga 100 persen BT.2020 All Scenes Wide Color Gamut. Cakupan warna yang lebih luas memungkinkan televisi menampilkan lebih banyak variasi warna, meski kualitas gambar pada penggunaan sehari-hari tetap bergantung pada kombinasi panel, pemrosesan gambar, sumber konten, dan pengaturan perangkat.
Teknologi SQD pada C7L sendiri dibangun melalui tiga pendekatan utama, yakni Precise Dimming, Super QLED, dan Ultra Color Filter. Precise Dimming berfungsi pada pengaturan cahaya latar, Super QLED berkaitan dengan reproduksi warna, sedangkan Ultra Color Filter digunakan untuk membantu menghasilkan transisi warna dan gradasi yang lebih halus.
Audio Melengkapi Sistem Hiburan
Selain teknologi gambar, C7L turut menggunakan sistem audio hasil kolaborasi dengan Bang & Olufsen. Integrasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan TCL dalam menggabungkan aspek visual dan audio dalam satu perangkat televisi.
Untuk penggunaan seperti film, olahraga, dan gim, kualitas suara menjadi faktor yang turut menentukan pengalaman menonton. Namun, performanya di ruang nyata juga dapat dipengaruhi akustik ruangan dan posisi televisi.
TCL menempatkan C7L sebagai bagian dari jajaran TV SQD-Mini LED, bersama seri C8L dan X11L. Perusahaan juga menyebut, berdasarkan data Omdia, TCL menjadi merek dengan pengiriman TV berukuran 75 inci ke atas terbanyak secara global pada 2025 serta memimpin pengiriman Google TV untuk periode 2021–2025.
Bagi pasar TV layar besar, perkembangan Mini LED menunjukkan bahwa produsen tidak hanya bersaing dalam ukuran dan tingkat kecerahan. Pengendalian cahaya, kontras, reproduksi warna, serta kemampuan mengurangi blooming menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas gambar.
“Sejak tersedia di Indonesia, C7L terus mendapat sambutan baik dari konsumen yang mencari kualitas gambar premium dengan harga lebih terjangkau. Kami akan terus mengedukasi pasar mengenai keunggulan teknologi SQD-Mini LED termasuk Precise Dimming Zones dan kontrol cahaya presisi yang menjadi nilai utama C7L,” ujar Evan Tang, CEO TCL Indonesia.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh