Tesla Kembangkan Teknologi Kipas Penyedot Udara, Mobil Bisa Makin Lengket ke Jalan

Tesla Kembangkan Teknologi Kipas Penyedot Udara, Mobil Bisa Makin Lengket ke Jalan

Nusantaratv.com - 10 Oktober 2026

Paten baru Tesla ungkap teknologi kipas yang bisa mengubah performa mobil listrik. (Foto: Istimewa via Carscoops)
Paten baru Tesla ungkap teknologi kipas yang bisa mengubah performa mobil listrik. (Foto: Istimewa via Carscoops)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Tesla dikabarkan tengah mengeksplorasi teknologi aerodinamika baru yang berpotensi meningkatkan cengkeraman ban dan performa mobil listrik. 

Melalui paten terbarunya, perusahaan besutan Elon Musk itu mengembangkan sistem kipas listrik yang mampu menyedot udara dari bawah kendaraan untuk menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce).

Teknologi ini menarik perhatian karena berpotensi memberikan cengkeraman tambahan tanpa harus mengandalkan sayap belakang berukuran besar. 

Tesla Roadster menjadi salah satu kandidat menarik untuk mengadopsi sistem tersebut, meski paten yang diajukan tidak membatasi penggunaannya pada model tertentu.

Seperti dilaporkan Carscoops, Sabtu (10/10/2026), paten bertajuk "Electric Fan Car" tersebut diberikan pada 29 September. 

Dokumennya menjelaskan rancangan diffuser dengan saluran masuk udara di bagian bawah bodi, saluran keluar yang lebih besar di belakang, serta kipas listrik untuk menarik udara melalui saluran tersebut.

Sejumlah sirip vertikal juga ditempatkan di antara kipas yang berdekatan pada bagian saluran keluar. Susunan ini dirancang untuk mengatur aliran udara di bawah kendaraan dan menghasilkan gaya tekan ke bawah.

Kipas Listrik Bisa Tingkatkan Cengkeraman Ban

Dalam dunia otomotif, downforce merupakan gaya aerodinamika yang menekan mobil ke permukaan jalan. Gaya ini membantu meningkatkan cengkeraman ban, terutama ketika mobil melaju kencang, menikung, atau melakukan pengereman.

Selama ini, downforce umumnya dihasilkan melalui komponen aerodinamika pasif, seperti sayap belakang, dive plane, dan canard. Namun, efektivitas komponen tersebut bergantung pada aliran udara yang melewatinya.

Teknologi kipas listrik menawarkan pendekatan berbeda. Dengan menyedot udara dari bawah mobil, sistem ini berpotensi menghasilkan downforce bahkan ketika kendaraan belum bergerak atau melaju pada kecepatan sangat rendah.

Jika berhasil diterapkan, teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan cengkeraman ban saat menikung pada kecepatan rendah, memperkuat stabilitas ketika pengereman, serta membuat traksi lebih konsisten dalam berbagai kondisi berkendara.

Keunggulan lainnya adalah potensi mengurangi ketergantungan pada sayap besar yang dapat menambah hambatan udara. 

Meski demikian, efisiensi energi, kebisingan, bobot, dan kompleksitas sistem tetap menjadi tantangan yang harus diperhitungkan.

Tesla juga bukan satu-satunya pihak yang mengeksplorasi konsep tersebut. Sejumlah mobil balap dan kendaraan performa tinggi sebelumnya telah menggunakan pendekatan serupa dengan hasil yang menarik.

Terinspirasi Mobil Balap Legendaris

Salah satu contoh paling terkenal adalah Chaparral 2J. Mobil balap yang dikembangkan untuk kejuaraan Can-Am musim 1970 ini menggunakan dua kipas di bagian belakang yang digerakkan oleh mesin terpisah. 

Struktur penutup di sisi kendaraan membantu menyegel bagian bawah bodi sehingga sistem dapat menghasilkan downforce tanpa terlalu bergantung pada kecepatan mobil.

Desain Chaparral 2J terlihat tidak biasa karena bagian belakangnya menyerupai perangkat ventilasi industri. Namun, konsep tersebut menunjukkan bahwa kipas dapat menjadi solusi untuk meningkatkan cengkeraman melalui pengaturan tekanan udara di bawah mobil.

Pendekatan berbeda diterapkan Gordon Murray Automotive T.50. Supercar ini menggunakan kipas belakang berdiameter 15,7 inci atau sekitar 400 mm, yang bekerja bersama spoiler aktif dan diffuser untuk mengatur aliran udara.

Gordon Murray Automotive mengklaim mode High Downforce pada T.50 mampu meningkatkan downforce hingga 50 persen. Sistem tersebut menggabungkan kipas dengan sejumlah elemen aerodinamika aktif untuk mengoptimalkan performa kendaraan.

Contoh lainnya adalah McMurtry Spéirling. Mobil listrik berperforma tinggi ini menggunakan sistem kipas untuk menghasilkan downforce bahkan ketika dalam posisi diam.

Kemampuan tersebut memungkinkan Spéirling menghasilkan cengkeraman luar biasa pada kecepatan rendah. McMurtry bahkan pernah mendemonstrasikan mobil itu melaju dalam posisi terbalik, memperlihatkan besarnya gaya tekan yang dapat dihasilkan sistem tersebut.

Bukan Hanya untuk Tesla Roadster

Tesla Roadster memang menjadi salah satu model yang berpotensi memperoleh manfaat dari teknologi ini. Namun, cakupan paten tersebut tidak secara khusus membatasi sistem kipas listrik pada mobil sport tersebut.

Menariknya, ilustrasi dalam dokumen paten justru menampilkan Model S, bukan Roadster. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tersebut tidak harus terbatas pada satu model, meskipun gambar paten tidak bisa dijadikan bukti bahwa Tesla akan memasangnya pada kendaraan produksi.

Model Tesla lain dengan varian Plaid dan Performance juga berpotensi memperoleh manfaat jika sistem tersebut benar-benar dikembangkan lebih lanjut.

Pada mobil dengan tenaga besar, peningkatan cengkeraman ban dapat membantu menyalurkan tenaga ke permukaan jalan secara lebih efektif. Dampaknya berpotensi terasa pada akselerasi, pengereman, dan kemampuan menikung.

Namun, penerapannya tidak sesederhana memasang kipas di bawah bodi. Tesla perlu mempertimbangkan kebutuhan daya listrik, bobot tambahan, tingkat kebisingan, daya tahan komponen, serta ruang pemasangan tanpa mengorbankan efisiensi kendaraan.

Yang perlu digarisbawahi, paten ini belum mengonfirmasi bahwa teknologi tersebut akan diproduksi secara massal atau digunakan pada Tesla Roadster generasi mendatang.

Meski begitu, pendekatan tersebut membuka peluang baru dalam pengembangan mobil listrik berperforma tinggi. 

Alih-alih hanya meningkatkan tenaga motor, Tesla tampaknya turut mengeksplorasi cara agar tenaga besar yang dihasilkan kendaraan dapat dimanfaatkan dengan lebih efektif melalui peningkatan cengkeraman ban.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close