Tesla Stop Produksi Model S dan X, Dua Mobil Listrik Legendaris Pensiun

Tesla Stop Produksi Model S dan X, Dua Mobil Listrik Legendaris Pensiun

Nusantaratv.com - 13 Mei 2026

Tesla resmi menghentikan produksi Model S dan Model X di Fremont, California, Amerika Serikat (AS). (Foto: Istimewa via Paultan)
Tesla resmi menghentikan produksi Model S dan Model X di Fremont, California, Amerika Serikat (AS). (Foto: Istimewa via Paultan)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Tesla resmi mengakhiri produksi dua mobil listrik ikoniknya, Model S dan Model X, di Pabrik Fremont, California, Amerika Serikat (AS). 

Dikutip dari Paultan, Rabu (13/5/2026), keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya era "S3XY" yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kesuksesan besar Tesla di industri kendaraan listrik dunia.

Diluncurkan pertama kali pada 2012, Tesla Model S menjadi sedan listrik yang mengubah pandangan publik terhadap mobil listrik modern. 

Selama lebih dari 14 tahun, model ini terus mendapat pembaruan signifikan, mulai dari desain, teknologi, hingga performa sistem penggeraknya.

Model S juga mencatat banyak sejarah penting bagi Tesla. Mobil ini menjadi model pertama yang dibekali fitur Autopilot serta kendaraan listrik pertama di Amerika Serikat yang mampu menempuh jarak lebih dari 300 mil atau sekitar 482 kilometer dalam sekali pengisian daya. 

Tak hanya itu, Model S juga pernah mencetak rekor lap di sirkuit legendaris Nürburgring. Kesuksesan Model S kemudian dilanjutkan oleh kehadiran Tesla Model X pada 2015. 

SUV listrik premium ini langsung mencuri perhatian berkat desain pintu "falcon wing" yang futuristis. 

Dibangun di atas platform yang sama dengan Model S, Model X juga terus mengalami pengembangan untuk meningkatkan performa dan teknologi.

Salah satu momen paling ikonik Model X terjadi pada Mei 2018, ketika SUV listrik tersebut berhasil menarik pesawat Boeing 787-9 Dreamliner milik Qantas seberat 130 ton dan masuk Guinness World Records (GWR) sebagai beban terberat yang pernah ditarik mobil listrik.

Pada varian Plaid, Model X bahkan mampu melesat dari 0-60 mph (0-96 km/jam) hanya dalam 2,5 detik, menjadikannya salah satu SUV tercepat di dunia.

Meski memiliki sejarah panjang dan prestasi impresif, penjualan Model S dan Model X terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. 

Popularitas Tesla Model 3 dan Model Y yang lebih terjangkau disebut menjadi salah satu alasan utama penghentian produksi kedua model premium tersebut.

Sebelum resmi dihentikan, Tesla sempat menghadirkan edisi terbatas Signature Edition, yang diproduksi hanya 250 unit untuk Model S dan 100 unit untuk Model X. 

Edisi ini menjadi penanda akhir perjalanan dua mobil listrik yang pernah mengubah industri otomotif global.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close