Dua Tahun Jadi Ibu Tunggal, Anissa Bertahan dan Bangkit Bersama MBG

Dua Tahun Jadi Ibu Tunggal, Anissa Bertahan dan Bangkit Bersama MBG

Nusantaratv.com - 24 Februari 2026

Anissa Yuhotima bergabung sebagai divisi pengolahan di dapur MBG. (Foto: Dok/Istimewa)
Anissa Yuhotima bergabung sebagai divisi pengolahan di dapur MBG. (Foto: Dok/Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Dua tahun terakhir menjadi masa paling berat dalam hidup Anissa Yuhotima (30). Sejak suaminya meninggal dunia, dia harus menjalani peran genda, sebagai ibu sekaligus tulang punggung keluarga bagi dua anaknya. Berbagai pekerjaan dilakoni demi sesuap nasi.

"Sudah 2 tahun ditinggal suami saya, meninggal. Anak saya 2, yang satu di Pondok, yang satu masih Balita," kata Anissa di rumahnya, Desa Gondang, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (23/2/2026).

Untuk bertahan, Anissa mengambil pekerjaan menjahit dari rumah. Dia menerima jahitan dari konveksi rumahan dengan penghasilan yang tidak menentu. Bisa Rp50 ribu atau Rp60 ribu kalau pesanan lebih banyak. 

Dia kini memilih tinggal bersama orang tuanya agar bisa fokus mencari nafkah dan anak-anaknya dititipkan kepada orang tuanya. Dengan kondisi serba terbatas, dia berusaha mencukupi kebutuhan keluarga seadanya. "Ya Alhamdulillah, di cukup-cukupin, mas," cetusnya.

Kesempatan baru datang ketika dapur MBG di Polokarto membuka lowongan kerja. Anissa bergabung sebagai divisi pengolahan. Sejak saat itu, perlahan tapi pasti kondisi ekonominya mulai membaik.

"Sekarang Alhamdulillah, mas, ekonominya juga sudah membaik. Bisa mencukupi keluarga, bisa membantu orang tua juga. Bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, Alhamdulillah," ucapnya penuh syukur

Bagi Anissa, bekerja di MBG bukan hanya soal penghasilan tambahan. Dia juga menemukan lingkungan kerja yang memberinya semangat dan pengalaman baru.

Anissa Yuhotima bergabung sebagai divisi pengolahan di dapur MBG. (Foto: Dok/Istimewa)

"Alhamdulillah, sampai sekarang enggak ada (masalah) mas. Senang banget, mas. Banyak teman, banyak pengalaman," ujarnya.

Dari hasil kerjanya, dia kini mulai menyisihkan sebagian penghasilan untuk masa depan anaknya yang masih balita dan akan segera masuk sekolah. Dia mengaku sangat terbantu dengan kehadiran MBG.

"Alhamdulillah, terbantu sekali untuk orang-orang seperti saya, mas. Sangat terbantu, mas. Saya mau mengucapkan banyak terima kasih sama Bapak Prabowo," imbuh Anissa.

Menurutnya, program ini layak untuk terus berlanjut karena memberi dampak nyata bagi masyarakat kecil.

"Kalau menurut saya, Pak, berharapnya terus berlanjut sampai 10 tahun ke depan. Kenapa? Karena lebih membantu ekonomi seperti orang-orang seperti saya, mas," sambungnya.

Kebahagiaannya semakin lengkap ketika anaknya yang duduk di kelas 5 SD juga menerima manfaat MBG di sekolah. "Alhamdulillah, sudah. Senang, mas," tukas Anissa.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close