Cek Fakta: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua Murid Rp300 Ribu Per Bulan

Cek Fakta: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua Murid Rp300 Ribu Per Bulan

Nusantaratv.com - 24 Februari 2026

Arsip - Siswa membawa makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu 4 Februari 2026. ANTARA FOTO/Yudi Manar/foc. (Antara)
Arsip - Siswa membawa makan bergizi gratis di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri Medan, Sumatera Utara, Rabu 4 Februari 2026. ANTARA FOTO/Yudi Manar/foc. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Sebuah unggahan di Facebook menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disalurkan melalui transfer langsung ke rekening orang tua murid. Dalam unggahan tersebut diklaim setiap anak akan menerima Rp15 ribu per hari atau Rp300 ribu per bulan yang ditransfer kepada orang tua.

Narasi yang beredar juga menyatakan bahwa skema tersebut dianggap dapat memangkas rantai birokrasi serta mengurangi biaya katering dan pengemasan. Bahkan disebutkan dana Rp300 ribu per bulan akan lebih efektif jika dikelola langsung oleh orang tua.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan tidak ada pernyataan resmi dari Purbaya maupun kementerian/lembaga terkait mengenai usulan tersebut.

Isu serupa sebelumnya telah dibantah oleh Kementerian Keuangan yang menegaskan bahwa informasi mengenai perubahan skema MBG menjadi bantuan uang tunai merupakan bentuk disinformasi.

Unggahan yang menarasikan anggaran MBG di transfer ke rekening orang tua siswa Rp300 ribu perbulan. Faktanya, pernyataan tersebut merupakan hoaks. (Facebook). (Antara)

Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) juga menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memang tidak dirancang dalam bentuk pemberian uang tunai kepada orang tua.

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, sebagaimana dilaporkan ANTARA, menyatakan pemerintah ingin memastikan makanan bergizi diterima langsung oleh penerima manfaat, bukan dalam bentuk transfer dana.

Ia menambahkan bahwa skema MBG turut mendukung ekonomi sirkular dengan melibatkan petani, peternak, dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan untuk dapur SPPG, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan siswa tetapi juga pelaku usaha pangan lokal.

Dengan demikian, klaim bahwa dana MBG akan ditransfer sebesar Rp300 ribu per bulan ke rekening orang tua siswa tidak memiliki dasar dan termasuk informasi yang tidak benar.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close